MENU
Home    Blog

Custom Merchandise: Strategi Promosi Efektif untuk Meningkatkan Brand Awareness

02-02-2026 15:42

Custom merchandise adalah salah satu cara paling praktis dan terukur untuk membangun brand awareness—terutama buat UMKM, pemilik brand lokal, sampai perusahaan yang butuh promosi konsisten. Kalau kamu pernah cetak kaos logo, stiker kemasan, atau tote bag untuk event, kamu sudah merasakan efeknya: brand jadi “nempel” di kepala orang.

Artikel ini akan membahas bagaimana memanfaatkan custom merchandise lewat jasa printing/digital printing secara strategis: dari memilih produk, menghitung biaya vs dampak, sampai tips desain agar hasil cetak benar-benar bekerja untuk bisnismu. Bahasanya santai, tapi isinya praktis—seperti ngobrol dengan praktisi percetakan yang tiap hari pegang order klien.

Kenapa Custom Merchandise Masih Relevan di Era Digital?

Banyak orang fokus ke iklan digital: Meta Ads, Google Ads, TikTok Ads. Semuanya penting. Tapi ada satu hal yang sering dilupakan: benda fisik itu hidup lebih lama.

Bayangkan ini:

  • Spanduk promo event kamu dipasang 7 hari → dilihat ratusan orang.
  • Kaos custom yang dibagikan ke panitia → dipakai berbulan-bulan.
  • Stiker logo di laptop pelanggan → bisa bertahan bertahun-tahun.
  • Tote bag brand kamu → dibawa ke minimarket, kampus, coworking space.

Itu artinya, sekali cetak, promosi jalan terus.

Dari sisi jasa printing dan digital printing, inilah kenapa merchandise promosi selalu punya tempat:

  • Tidak tergantung algoritma.
  • Tidak perlu bayar per klik.
  • Eksposurnya berulang dan organik.

Apa Itu Custom Merchandise dalam Konteks Bisnis Printing?

Secara sederhana, custom merchandise adalah produk yang dicetak dengan identitas brand kamu, seperti:

  • Logo
  • Nama brand
  • Slogan
  • Desain kampanye
  • Kontak bisnis / QR code

Di dunia percetakan, ini bisa berupa:

  • Tekstil: kaos, hoodie, topi, tote bag
  • Media cetak: stiker, brosur, flyer, poster
  • Souvenir: mug, tumbler, pulpen, notebook, gantungan kunci
  • Media promosi besar: banner, X-banner, spanduk, backdrop

Bedanya dengan sekadar cetak spanduk atau brosur?
Merchandise dipakai atau disimpan, bukan langsung dibuang. Di situlah nilai jangka panjangnya.

Bagaimana Custom Merchandise Meningkatkan Brand Awareness?

1. Brand Kamu Jadi “Kelihatan” di Banyak Tempat

Kaos, tas, atau tumbler itu bergerak. Saat dipakai, brand kamu ikut jalan-jalan. Ini mirip iklan berjalan, tapi versi yang lebih natural dan tidak mengganggu.

Contoh nyata:

  • Kaos komunitas dicetak di digital printing lokal → dipakai pas event → difoto → masuk ke media sosial → efeknya berlipat.
  • Stiker logo ditempel di motor, laptop, atau etalase toko → orang lain ikut lihat → nama brand makin familiar.

2. Meningkatkan Ingatan Brand (Brand Recall)

Orang cenderung lebih mudah ingat brand yang sering mereka lihat. Merchandise membantu menciptakan repeated exposure tanpa harus bayar iklan berulang.

Misalnya:

  • Setiap hari pelanggan minum pakai mug brand kamu.
  • Setiap belanja, mereka pakai tote bag logo toko kamu.

Secara tidak sadar, brand kamu jadi bagian dari rutinitas mereka.

3. Memberi Kesan Profesional & Serius

Brand yang punya merchandise rapi dan konsisten secara visual biasanya terlihat:

  • Lebih niat
  • Lebih terpercaya
  • Lebih “niat bangun jangka panjang”

Di dunia printing, kita sering lihat perbedaan:

  • Brand yang cetak asal-asalan vs
  • Brand yang mikirin desain, bahan, dan kualitas cetak

Yang kedua jelas lebih meyakinkan di mata calon customer.

Merchandise Apa yang Paling Efektif untuk Promosi?

Tidak semua produk cocok untuk semua bisnis. Berikut tabel sederhana untuk bantu kamu memilih:

Jenis Merchandise

Cocok Untuk

Kelebihan

Catatan Produksi

Kaos

Event, komunitas, brand lifestyle

Dipakai lama, eksposur tinggi

Perhatikan kualitas sablon/DTF

Tote bag

Toko retail, UMKM, kampanye

Fungsional, sering dipakai

Pilih bahan yang kuat

Stiker

Semua jenis bisnis

Murah, sebar luas

Desain harus simpel & kontras

Mug/Tumbler

Kantor, corporate gift

Dipakai harian

Pastikan kualitas cetak tahan lama

Brosur/Flyer

Promo cepat, launching

Murah, cepat cetak

Fokus ke pesan, bukan cuma desain

Banner/Spanduk

Event, toko fisik

Visibilitas tinggi

Pastikan terbaca dari jauh

Tips praktis:
 Kalau budget terbatas, kombinasikan:

  • 1 produk “jangka panjang” (kaos/tote bag/mug)
  • 1 produk “jangka pendek” (stiker/brosur/banner)

Bagaimana Cara Mendesain Merchandise yang Benar-Benar Efektif?

1. Jangan Terlalu Ramai

Kesalahan paling sering di dunia percetakan: semua mau dimasukin.

Logo, alamat, nomor WA, Instagram, slogan, foto produk—akhirnya:

  • Susah dibaca
  • Tidak fokus
  • Brand-nya malah tidak nempel

Lebih baik:

  • Fokus ke 1 pesan utama
  • Pastikan logo terbaca dari jauh
  • Gunakan kontras warna yang jelas saat dicetak

2. Pikirkan dari Sudut Pandang yang Memakai

Tanya ke diri sendiri:

  • “Kalau saya dapat ini, mau saya pakai nggak?”
  • “Kalau dipakai di luar, kelihatan keren atau kelihatan kayak iklan banget?”

Kaos dengan desain terlalu “jualan” biasanya jarang dipakai.
 Kaos dengan desain rapi + logo kecil + tagline keren → justru sering dipakai.

3. Sesuaikan dengan Teknik Printing

Di digital printing dan percetakan, beda teknik = beda hasil:

  • Sablon/DTF kaos: perhatikan detail kecil, jangan terlalu tipis
  • Cetak stiker: perhatikan potongan dan jarak aman desain
  • Cetak banner/spanduk: perhatikan jarak baca (jangan pakai font kecil)

Diskusi dengan pihak jasa printing itu penting, supaya desain kamu tidak cuma bagus di layar, tapi juga maksimal di hasil cetak.

Berapa Budget Ideal untuk Custom Merchandise?

Ini pertanyaan klasik. Jawabannya: tergantung tujuan dan skala.

Sebagai gambaran praktis:

  • Untuk UMKM:
    • Mulai dari stiker + tote bag atau kaos
    • Fokus ke kualitas, bukan jumlah
  • Untuk event:
    • Prioritaskan item yang dipakai di tempat (kaos, lanyard, banner)
  • Untuk promo toko:
    • Kombinasikan brosur + merchandise kecil (stiker, pulpen, dll)

Cara mikir yang lebih sehat: Jangan tanya “berapa murahnya”, tapi “berapa lama promosi ini bekerja buat saya?”

Kaos yang dipakai 1 tahun jelas nilainya beda dengan brosur yang dibaca 10 detik lalu dibuang.

Strategi Distribusi: Dibagikan ke Siapa dan Kapan?

Merchandise bagus tapi salah sasaran = kurang maksimal.

Beberapa ide distribusi:

  • Event & pameran: kaos, tote bag, stiker
  • Pembelian minimum: “Belanja minimal X, dapat mug/tote bag”
  • Customer loyal: hadiah khusus biar mereka makin lengket
  • Tim internal: seragam = branding + kekompakan
  • Kolaborasi: tukar merchandise dengan komunitas/brand lain

Intinya: pastikan yang menerima memang berpotensi pakai atau pajang.

Kalau kamu melihat custom merchandise hanya sebagai “biaya cetak”, kamu akan selalu cari yang paling murah. Tapi kalau kamu melihatnya sebagai alat promosi jangka panjang, cara berpikirnya berubah:

  • Kamu mulai peduli desain
  • Kamu mulai peduli kualitas bahan & hasil cetak
  • Kamu mulai mikir strategi distribusinya

Di situlah merchandise benar-benar bekerja untuk meningkatkan brand awareness.

Sebagai pelaku bisnis—baik UMKM, brand lokal, atau perusahaan—bekerja sama dengan jasa printing / digital printing yang paham kebutuhan branding itu bukan cuma soal produksi, tapi soal hasil jangka panjang. 

Kalau kamu lagi kepikiran mau bikin kaos, stiker, banner, atau merchandise promosi lainnya, mulai dari satu pertanyaan sederhana:
 “Saya mau brand saya diingat dengan cara seperti apa?”

Dari situ, baru tentukan produknya, desainnya, dan strategi cetaknya.
 Kalau mau, ceritakan juga bisnismu—Cetakita.com bisa bantu arahkan jenis merchandise apa yang paling masuk akal buat tujuan branding kamu ????

Blog Terkait

|